“Sesuatu itu muncul dari ketiadaan” versus “tak ada asap jika tak ada api”?
Seperti orang yang tak percaya dengan adanya tuhan, Juga Sama halnya ketika orang-orang tak percaya akan adanya mahkluk selain yang ada dibumi, misalnya ALIEN yang sering kita sebut sebagai mahkluk luar angkasa atau makhluk lain didasar laut yang paling dalam, yang meskipun zaman telah maju dan teknologi makin canggih tetap saja tidak bisa menjamah kedalaman laut tersebut sehingga manusia tak mengetahui jika ada mahkluk lain yang tercipta dari ketiadaan tersebut?
Coba pikirkan secara seksama, ketika daging membusuk, maka akan ada ulat yang tumbuh dari daging tersebut dan menggerogotinya padahal awalnya hanya sepotong daging, apakah anda bisa menjelaskan hal itu? Yupz! Anda benar… ulat itu ada dari ketiadaan…
Adakah kalian berpikir, kemana perginya pesawat adam air yang hilang? Sebenarnya tidak rasional jika diktakan tenggelam karena tak ada bukti, memang ada bukti sayap pesawat namun saya piker itu hanya sebagai tanda bahwa mereka memang hilang dinegeri “antah berantah”, kejadian inipun bukan hanya terjadi sekali, dulu ditahun yang saya lupa tepatnya pada tahun berapa, ada pesawat yang hilang tanpa ada jejak sedikitpun, yang sekarang sudah mulai terlupakan seperti adam air yang peristiwanya mulai terlupakan tanpa menemukan titik temu yang jelas. Menurut kalian adakah negeri antah berantah tersebut?
Saya belum bisa membuktikan bahwa ALIEN atau negeri antah berantah itu ada namun saya meyakini bahwa mereka memang ada, mungkin Alloh menciptakan mereka sejenis syetan, jin, api atau bisa juga dari tanah, sama halnya seperti manusia yang mempunyai dunianya masing-masing, mereka juga mempunyai dunia tersendiri yang tercipta untuk mereka. Kita kembalikan semuanya pada Alloh sang maha pencipta. waalohu a’lam…..
Kita berfikir sama-sama lagi, ini tentang nyamuk, menurut kita nyamuk adalah hal yang sepele, namun coba kita pikirkan, semakin banyak obat pengusir nyamuk atau pembasmi nyamuk, semakin ganas pula nyamuk tersebut menggigit kita, bahkan semakin banyak berkembang biak, padahal jika kita tak memakai obat nyamuk dari awal, nyamuk tersebut tak akan seganas itu, kita bisa menarik kesimpulan, bahwa nyamuk semakin pintar dan manusialah yang membuat mereka pintar, nyamuk semakin ganas dan tak mempan untuk dibasmi Karena mereka justru mendapatkan kekebalan dari obat tersebut. Sepemikirankah kalian denganku?
Aku bukanlah seorang ilmuan atau pakar ilmu-ilmu lainnya, namun jika kita merenung sesaat tentang hal yang paling sepele disekitar kita, kita akan menemukan hal-hal lain diluar dugaan kita dan tak akan pernah terpikir sebelumnya oleh kita. Awalilah perenunganmu dengan istilah “tak ada asap jika tak ada api”, karena itu lebih mudah untuk direnungi daripada mengawalinya dengan “ada dari ketiadaan”, namun jika memang asap itu ada dari ketiadaannya api maka hal itu memang ada dari ketiadaan, contoh tentang nyamuk adalah contoh dari “tak ada asap jika tak ada api”, namun ulat dan ALIEN (jika benar adanya) akan menjadi contoh dari “ada dari ketiadaan”.
Para ilmuwan menemukan semua teori mereka sebagian besar karena awalnya dari sebuah perenungan, eitsss!!! Merenung tak sama dengan menghayal ya bapak- bapak, ibu-ibu, kakak-kakak, dan adik-adik. Itu jika halnya ingin menemukan sebuah hal diluar dugaan kita, lain lagi halnya jika kita ingin meraih sesuatu yaitu dengan bermimpi (saya sarankan untuk membaca maryamah karpov karya Andrea Hirata), ia bisa mencapai apa yang jadi cita-citanya hanya dengan bermimpi, itu hal yang utama dan yang kedua adalah keyakinan disertai usaha atau kerja keras.
Tapi tak baik pula jika kita terus merenung karena ada saatnya memenuhi hak otak untuk beristirahat, mulailah dengan hal yang paling kecil, sepele dan paling dekat dengan pandangan kita, yang kesemuanya harus dengan logika yang bisa dipertanggung jawabkan.
DIarsipkan di bawah: Uncategorized