lagi-lagi kenyataanlah yang membuatku sadar akan semua kekeliruanku menganggap sesuatu….. yah…. sesuatu yang telah membuatku salah mengartikan sebuah perasaan yang semestinya tak hadir dalam hati ini, namun ketika rasa itu aku anggap sebuah anugrah dari Alloh maka kubiarkan rasa itu tumbuh alami seiring berjalannya waktu dan waktu sendirilah yang mengungkap semuanya, perasaan yang tumbuh alami takkan hilang meskipun dipaksakan dengan berbagai cara kecuali akan hilang secara alami pula, namun menunggu hilangnya rasa itu dengan cara alami pun sangat menyiksa dan menyita banyak perhatian yang seharusnya untuk hal yang positif dan berguna menjadi hal yang sia-sia…
aku….. bahkan tak menganggap diri ini lebih berguna dari pada satu tetes air, aku pun tak menganggap diri ini lebih suci dari perempuan jalang, aku tak lebih pintar dari seorang idiot……
entah apa ungkapan yang pantas untuk diri ini… namun satu yang pasti, aku tak mau diri ini menjadi orang yang merugi….
Alloh….. ampunanMU ternyata lebih besar dari samudra dosaku, itulah satu-satunya harapanku untuk terus menjadi lebih baik….. kasih dan sayangMU selalu aku rasakan ketika aku tersadar oleh kenyataan….
Alloh….. Engkaulah satu-satunya yang selalu ada ketika yang lain pergi, bahkan ketika aku lupa Kau tetap selalu ada untukku……
aku….. yang tak lebih berharga dari satu tetes air…….
DIarsipkan di bawah: Uncategorized
lupakan tentang dia, dan bertakwalah kepada Alloh
yakinlah bahwa Alloh telah menentukan jodoh untukmu.