suara tangisan…..

malam itu…. ketika mataku mulai terpejam…. tiba-tiba aku terbangun oleh suara tangisan…. ya… itu suara tangisan keponakanku…… peri kecilku……. yang terjaga dipangkuan ayahnya……

suara tangisan itu selalu menyayat hatiku…… tangisan itu adalah tangisan panggilan, kerinduan & kehilangan yg terdalam dari peri kecilku untuk ibunya yg tlah tiada……

aku selalu tak bisa mendekapnya ketika dia menangis….. karena… sorot matanya selalu menyiratkan sebuah pertanyaan yg hanya bisa aku jawab dg tangisan pula……. aku selalu tak kuat untuk menjawabnya…….

dan aku tersadar tentang sesuatu…… tentang arti sebuah perpisahan…… aku sadar ternyata…… tempat yg paling jauh bukanlah eropa…. bukan juga kutub utara atau selatan… tapi kematian….. karena kematian tak bisa menyampaikan rasa rindu kita langsung pada orang yg dituju…..

kullu nafsin daikotul maut…… klo ga salah begitu bunyi ayat yg tertera dalam Al-Qur’an…..

panjang pendeknya umur manusia itu sama saja…. yg membedakan hanyalah bagaimana  perbuatan orang itu semasa hidupnya………

Satu Tanggapan

  1. kita tak akan pernah merasa tau apa yg kita miliki hingga kita merasa kehilangan….
    Robbi…keluarkan kami dr kebingungan ini…

Tinggalkan Balasan